Just another free Blogger theme

Sosmed

Senin, 06 Mei 2024

Projek Mapel Bahasa Jawa kali ini kita ditugaskan untuk membuat laporan tentang kegiatan hari kartini disekolah. Kita membuat laporan mulai dari latar belakang kegiatan, paparan kegiatan, isi, pesan moral dari kegiatan ini, dan juga penutupan. Sedikit cerita tentang kegiatan hari kartini kemarin, disekolahku mengagendakan lomba fashion show dan juga membuat rujak buah. Anak-anak pastinya juga senang untuk mengikuti lomba ini. Apalagi ini adalah lomba hari kartini terakhir bagi murid kelas 9. Untuk fashion show diikuti oleh seluruh jenjang mulai dari kelas 7,8, dan 9. Begitupun lomba membuat rujak buah juga diikuti oleh seluruh murid dari kelas 78, dan 9.

IPS

IPA

Projek mapel IPA kali ini kita ditugaskan untuk membuat makalah tentang "Teknologi Ramah Lingkungan". Kebetulan kelompok ku mendapatkan materi tentang ramah lingkungan bidang lingkungan. Dimana sekolahku ini juga termasuk sekolah "ADIWIATA". Apa itu adiwiyata? Biasanya sekolah adiwiyata dikenal sebagai sekolah ramah lingkungan. Biasanya sekolah tersebut peduli akan lingkungan. Salah satunya memikirkan bagaimana sisa-sisa sampah ini agar menjadi bermanfaat. Nah, disekolahku ada yang namanya ecobrick dan juga ecoenzim. Ecobrick adalah sisa sampah plastik yang dikumpulkan lalu dimasukkan kedalam botol plastik dan kebetulan disekolahku dijadikan sebagai logo sekolah. Selain menjadi logo sekolah, ecobrick juga bisa digunakan sebagai tempat duduk. Untuk ecoenzim sendiri adalah sisa dari kulit buah yang diberi campuran seperti gula merah, dan campuran lain lalu diaduk menjadi satu didalam galon bekas lalu difermentasikan selama kurang lebih 1 bulan. Hasilnya bisa digunakan sebagai campuran sabun cuci tangan, pupuk tanaman.

Minggu, 04 Februari 2024

Scratch adalah lingkungan pemrograman visual yang dikembangkan oleh Lifelong Kindergarten Group di MIT Media Lab. Dirancang untuk anak-anak dan pemula, Scratch memungkinkan pengguna membuat proyek pemrograman dengan cara menyusun blok-blok pemrograman yang berisi perintah-perintah logika. Ini memberikan pendekatan yang intuitif dan menyenangkan untuk memahami konsep dasar pemrograman tanpa perlu mengetikkan kode secara manual. Dengan menggunakan Scratch, pengguna dapat membuat animasi, permainan, presentasi multimedia, dan banyak lagi, tanpa memerlukan pengetahuan mendalam tentang bahasa pemrograman tradisional. Ini memberikan kesempatan kepada pemula untuk memahami prinsip-prinsip pemrograman sambil tetap bersenang-senang. Scratch sering digunakan di sekolah dan berbagai program pembelajaran untuk memperkenalkan konsep pemrograman kepada anak-anak dan pemula.